Skip to main content

Posts

Showing posts from October, 2007

Miss Terrorist

Jawablah dengan cepat! Kalau Anda perempuan, dan akan menghadiri suatu acara penting, apa yang pertama kali akan Anda pikirkan?

Yak, betul. Baju!
Hm, sebenarnya tidak cuma perempuan, laki-laki juga mungkin berpikir sama. Tapi, kalau kaum yang satu ini ditanya pertanyaan di atas, jawabannya pasti sok-sok salah.

“Pakai baju apa ya?” begitulah yang akan ada di benak sambil mencocok-cocokkan setelan dari kepala sampai kaki.

Minggu lalu, ketika akan menghadiri sebuah festival internasional, saya pun demikian. Festival ini menghadirkan penulis-penulis dari dalam dan luar negeri, yang akan numplek blek di Ubud Bali. Saya pastinya bersemangat sekali ingin hadir. Sampai kemudian menjelang hari H, saya belum juga memutuskan untuk memakai baju apa. Pasalnya, biasanya sehari-hari saya memakai jilbab –the so called ‘busana Muslim’-, dan, saya bingung menentukan model bagaimana yang akan saya kenakan?

Lost in Translations

Sekilas Pandang
Ubud Writers & Readers Festival 2007

Tak ada penerjemahan yang benar-benar cocok makna dengan bahasa aslinya. Selalu akan ada gap, atau sesuatu yang hilang dalam teks. Misalnya kata ‘good morning’ dalam bahasa Inggris diterjemahkan dengan ‘selamat pagi’ dalam bahasa Indonesia. Padahal, kata ‘good’ tidak sama artinya dengan ‘selamat’. Dan kata ‘morning’ juga tidak semakna dengan ‘pagi’.

Prometheus Makan Hati

Aku adalah panas. Bagaimana ya kukatakan kepadamu bahwa aku adalah panas yang mesti kau takuti.

Masih ingat bagaimana sang Dewa Yunani telah menghukum Prometheus dengan mengikatnya di tebing batu Gunung Kaukasia? Mengikat tangan dan kakinya hingga ia tak bisa bergerak. Lalu seekor burung elang berputar-putar di sekelilingnya mengincar hati sang pahlawan, untuk dipatuk, dikunyah, dan ditelan. Si elang mengoyak hati Prometheus dan memakannya setiap hari. Karena setiap kali hati itu koyak dan habis dimakan, maka keesokan harinya dia akan kembali pulih seperti semula, siap untuk dikoyak lagi, dikunyah lagi, dihabisi lagi.

Menuju Penyejukan Global

Bumi semakin panas. Inilah isu yang sedang panas-panasnya dibicarakan di mana-mana pada tahun-tahun terakhir. Seluruh dunia memperingati isu pemanasan global ini setiap 22 April (Hari Bumi), menyusul pula setiap 5 Juni (Hari Lingkungan Hidup).

Sebagian kalangan menanggapi dengan sangat serius, dengan melakukan berbagai pencegahan yang mungkin dilakukan. Sebagian orang lagi masih meragukan fenomena alam ini benar-benar terjadi, dan menganggap para ilmuan hanya mengada-ada saja. Dan yang paling parah, sebagian kalangan sisanya adalah yang sangat paham tentang makin panasnya bumi, lalu mereka justru membuatnya makin panas. Tanpa peduli akibatnya.

Osteoporosis: The Silent Killer Disease

Tak ada yang lebih menakutkan daripada penyakit yang tidak kelihatan. Kita tak pernah tahu kapan akan terkena serangannya. kita pun tak yakin usaha pencegahan yang dilakukan telah maksimal. Inilah yang menyebabkan osteoporosis disebut sebagai silent killer disease . Di masa muda orang tak dapat menduga apakah tulang dalam tubuhnya berkembang dengan baik, atau malah sebaliknya. Pengeroposan tulang dapat mulai terjadi di usia 30-an, dan efeknya mungkin timbul bertahun-tahun sesudahnya.

Yoga: Sehat dari Dalam

Bayangkan malam ini anda sedang duduk di ruang favorit di kursi yang nyaman di depan layar, nonton video tentang peristiwa yang anda alami. Ketika anda menonton video itu, dalam hati keluarkan hal-hal yang telah selesai; bayangkan peristiwa itu disalin dari hard disk sebuah komputer (pikiran anda) ke disket yang diberi label “Sudah Selesai”. Untuk hal-hal yang masih perlu diperhatikan dan dikerjakan, bayangkan diri anda sendiri memasukkan masing-masing peristiwa ke dalam map yang diberi label “Belum Selesai”.

Lalu bayangkan anda membuang disket dari berbagai hal yang “Sudah Selesai” ke dalam keranjang sampah. Bayangkan meletakkan map yang “Belum Selesai” di meja di samping tempat tidur anda, siap untuk diselesaikan besok pagi.